Belum Selesai Varian Delta, Kini Lambda Lebih Berbahaya

Alo Covriends! Apakah Covriends sudah pernah mendengar COVID varian lambda? Bagi Covriends yang belum tahu, varian Lambda ini pertama kali terdektesi di Peru pada bulan Agustus 2020 yang saat ini telah mendominasi negara tersebut. Varian ini berbahaya dikarenakan penularannya yang sangat cepat dibanding varian yang sebelumnya, delta. Varian ini berisiko menyebabkan gejala COVID yang lebih parah dan susah diobati.

Menurut riset Acevedo, kemampuan penularan lebih tingggi dibandingkan varian Alpha dan Gamma. Dalam riset tersebut varian Lambda cenderung resisten terhadap antibodi. Kini varian Lambda ada pada 82% kasus di Peru selama Mei dan Juni.ย  Sekarang jejaknya menyebar di 30 negara termasuk Australia.

Namun, hingga saat ini, belum terdapat bukti yang cukup akan hal-hal tersebut. Oleh sebab itu, penelitian dan pengawasan masih terus dilakukan untuk memastikan apakah Covid-19 varian Lambda lebih berbahaya dari varian lainnya atau tidak.

Sekarang Covriends sudah tahu kan varian Lambda ini kan? Jadi tetap jaga jarak dan dirumah saja ya Covriends! Juga selalu taat pada protokol kesehatan serta pastinya menjaga kesehatan tubuh kita!

 

Referensi :

https://www.kompas.com/edu/read/2021/07/16/091500271/covid-19-varian-lambda-muncul-ini-kata-pakar-unair?page=all

https://news.detik.com/berita/d-5637469/ada-covid-varian-lambda-ini-yang-perlu-kamu-tahu

https://www.suara.com/tekno/2021/07/12/101500/perhatian-ini-beda-varian-covid-19-delta-delta-plus-kappa-dan-lambda?page=all

 

 

 

 

 

Bagikan ke Covriends lainnya