Tips dan Trik Saat Menulis Esai

Alo, Covriends!

Sebagai seorang pelajar, tentu Covriends sudah tidak asing lagi dengan yang namanya esai. Esai merupakan karangan prosa yang membahas suatu masalah secara sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya. Penulis esai disebut esais. Esai sebagai satu bentuk karangan dapat bersifat informal dan formal.

Esai informal mempergunakan bahasa percakapan, dengan bentuk sapaan โ€œsayaโ€ dan seolah-olah ia berbicara langsung dengan pembacanya. Adapun esai yang formal pendekatannya serius. Dalam pembuatan esai terdapat beberapa bagian yang harus ada, yakni awal, tengah, dan akhir. Menurut McMillan dan Weyers esai terdiri dari pembukaan, isi, dan penutup.

Kemudian, tips menulis esai yang baik itu gimana sih? Dikutip dari websitedeepublish’,ย berikut adalah 5 tips dan trik saat menulis esai:

1. Menentukan Tujuan Menulis Esai

Salah satu hal penting untuk dapat menulis esai dengan baik adalah menentukan tujuan dari penulisan esai. Dengan mengetahui tujuan, Covriends bisa lebih mudah menjabarkan poin per-poin dari esai yang akan ditulis. Dari memahami tujuan, Covriends dapat mengembangkan menjadi judul yang relevan dengan opini yang ingin ditulis.

2. Menentukan Topik

Dalam menentukan topik pun tidak dapat sembarangan. Kembali lagi ke poin tujuan awal tadi. Pikirkan kembali tipe naskah yang akan ditulis. Apakahย  esai yang akan ditulis berupa tinjauan umum, atau analisis topik secara khusus? Jika hanya merupakan tinjauan umum, maka langsung menuju ke langkah berikutnya.

Tapi jika ingin melakukan analisis khusus, topik harus benar-benar spesifik. Jika topik masih terlalu umum, maka harus dipersempit lagi topiknya.

3. Buatlah Garis Besar Ide yang Akan Digunakan

Setelah judul dan topik maka Covriends dapat menyusun outline atau garis besar ide yang akan ditulis. Membuat outline sama saja dengan menuliskan garis besar poin-poin yang ingin disampaikan dalam tulisan.

4. Pilih Kosakata yang Formal

Menulis esai tidak seperti menulis status di media sosial. Meskipun berupa opini namun esai juga harus disuguhi dengan data yang akurat. Oleh sebab itulah dalam penulisan esai sebaiknya Covriends menggunakan kosakata yang formal.

Kosakata formal dapat berupa kalimat baku yang sesuai dengan ejaan yang disempurnakan. Misalnya penggunaan kalimat efektif, tanda baca, kata baku, dan lainnya.

5. Gunakan Kosakata Transisi

Trik mudah menulis esai selanjutnya yaitu dengan menggunakan kosakata transisi. Kosakata transisi ini penting agar pembaca dapat memahami tulisan yang Covriends.

Kosakata transisi dapat menghubungkan satu ide ke ide berikutnya. Dengan menggunakan kosakata transisi yang tepat, esai dapat bergerak dengan lancar menuju dari satu topik ke topik berikutnya.

Nah, itu dia beberapa tips dan trik dalam menulis esai. Semoga membantu Covriends semua ya!

Bagikan ke Covriends lainnya