Tips Membersihkan Layar Handphone Dengan Aman

Alo, Covriends!

Keseharian kita semua pasti gak lepas dengan yang namanya handphone. Bukan hal yang mengherankan, sih, karena kita memang sudah berada di zaman digital. Ditambah lagi dengan pandemi ini, dimana keberlangsungan kegiatan sangat bergantung pada gadget masing-masing. Tentu dengan aktifnya sentuhan yang diterima, handphone kita menjadi tidak sebersih kelihatannya. Dilansir dari liputan6.com, penelitian yang dilakukan tim dari University of Surrey, Inggris, mencapai kesimpulan bahwa handphone lebih kotor dari toilet. Hal itu disampaikan setelah dilakukan penelitian terhadap 30 smartphone dan 30 tablet. Hasilnya, 7 dari 30 smartphone dan 8 dari 30 tablet mengandung hingga 1000 bakteri enterobacteria per satu kali seka. Jadi, sudah bisa kita bayangkan seberapa pentingnya membersihkan layar handphone kita, ya, Covriends! Untuk itu, saya punya beberapa tips dalam membersihkan layar handphone dengan aman.

1) Hindari penggunaan cairan pembersih

Cairan pembersih seperti karbol, sabun, soda api, dan sebagainya mampu merusak lapisan oleophobic. Rusaknya lapisan ini akan membuat perangkat menjadi lebih rentan mengalami kerusakan.

2) Gunakan cairan pembersih layar

Saat ini sudah banyak cairan khusus pembersih layar yang dijual di toko baik dalam maupun luar jaringan. Akan tetapi, Covriends dapat membuatnya sendiri dengan mencampurkan air dan alkohol isopropyl 70% ke dalam botol semprot.

3) Gunakan kain microfiber

Untuk menggosok saat proses pembersihan maupun pengeringan, selalu gunakan kain microfiber. Apabila kita menggunakan sembarang kain, dikhawatirkan akan menimbulkan goresan pada layar handphone nantinya.

Nah, sekarang Covriends sudah tahu tips aman saat membersihkan handphone. Sekian dari saya, tetap jaga kesehatan, ya, Covriends!

 

 

Referensi:

https://carisinyal.com/cara-membersihkan-layar-hp/

https://www.99.co/blog/indonesia/cara-membersihkan-layar-hp/

https://www.liputan6.com/tekno/read/3974650/lebih-jorok-dari-toilet-smartphone-jadi-benda-idaman-bakteri